Lama tak berjumpa dengan tumblr ini. Lama juga tidak bersua dengan blog. Itu artinya saya lama tidak menulis dan berbagi cerita. Berbagi cerita dengan diri ini saja lama tak saya lakukan, sungguh suatu nasib yang malang. Malang, layaknya malam yang ditinggal tidur oleh orang-orang. Lengang.
Sekarang sudah banyak berubah. Saya lebih banyak berkata-kata dan bercerita di twitter. Pembelaan dari diri, menuliskan di twitter itu cuma bagian cari mencatat biar tak lupa untuk dijelaskan lebih lanjut di tumblr dan blog. Namun ternyata saya mangkir, tidak menjelaskan lagi catatan itu sama sekali. Itulah pertanda terhadap diri sendiri saja manusia bisa mangkir, terutama saya.
Sekarang sudah banyak berubah. Kampus tidak seperti dulu lagi, terasa sepi. Entah karena saya yang menyepi sendiri. Entahlah. Hidup memang terlalu banyak tanya yang harus dijawab.
Saya dan kawan-kawan angkatan masuk di kampus dulu sudah semester lima sekarang, itu artinya tingkat tiga. Dalam budaya kampus dan jurusan saya, tingkat empat kebanyakan sudah lulus. Jadi logikanya wajar kalau jadwal mulai tidak sama, di kampus sudah mulai jarang ketemu, kesibukan masing-masing semakin banyak, kemana-mana selalu sendiri. Secara logika itu wajar terjadi. Kalau saya tambahkan, barangkali efek dari dulu kami memang tidak diciptakan untuk kompak dan bersama. Sudahlah, tak usah dikenang. Sudah setengah perjalanan lebih kata mereka. Ibarat nasi sudah jadi bubur. Tak ada yang salah dan tak ada yang bisa dipersalahkan.
Jika ditanya apa kabar setelah sekian lama saya tidak berbagi cerita dengan diri sendiri? Atau kejadian apa saja yang telah terjadi agar bisa saya bagi saat ini? Banyak. Pastinya saya akan jawab, sekarang sudah banyak berubah. Ada senang, dan banyak juga tak senangnya.
Intinya seperti ini, saya merasa seperti kehilangan diri saya. Aneh kedengarannya memang, tapi itulah yang terjadi sepertinya. Lihat saja berapa lama saya tidak lagi berbicara dan berbagi cerita dengan diri saya sendiri. Penyebabnya? Teman, ya. Suasana, ya. Tapi yang pastinya diri saya sendiri. Ada euforia-euforia yang hilang dari saya dan lingkungan saat ini yang hilang menurut saya. Semacam siklus yang berefek buruk. Bahkan terhadap senyum saya sekalipun. Dia hilang bersama tawa.
Seminggu belakangannya ini saya sering memutar film Gie. Saya melihat betapa bosannya dia menjalani hari-harinya setelah dia dan teman-temannya berhasil menggulingkan pemerintahan di zamannya. Mungkin kebosanan seperti itu yang saya rasakan sekarang. Tak ada hiburan. Musik tidak lagi terdengar merdu ditelinga ini. Festival berskala internasional sekalipun tidak lagi menarik untuk dikunjungi. Karokean hanya menimbulkan tawa sesaat yang hampa. Asap rokok sudah tidak lagi begitu nikmat untuk dihisap. Semuanya tawar dan semu. Saya benci keadaan ini.
Sepertinya sudah tidak ada kata yang dapat menggantikan maksud saya saat ini. Kuliah sedang tidak menarik, organisasi mahasiswa hanya segitu-gitunya, media sedang banyak kesibukan tapi tidak minat, kegiatan di kampus hanya sekedarnya dan tidak lagi membuat tawa. Lelah. Titik.
Jika kumati di tanah ini tolong sampaikan kepada ibuku, ku tak akan pulang lagi.
(Tulisan ini dipost kurang lebih tiga bulan yang lalu
di tumblr Kota Yang Pergi)
13 Mar 2012
16 Agu 2011
RIP. My Dear Friend : Lily Riyana Lubis
Kemarin subuh,skitar pukul 3, gw dpt kabar mengejutkan tentang seorang sahabat yg telah berpulang selamanya setelah melahirkan 3 bayi kembar yang cantik-cantik.. Lily yg ceria, Lily yg ceriwis, Lily yg bersemangat, Lily yg penuh perhatian, Lily. Seorang Sahabat yg sangat menyenangkan :(
Sore sekitar pukul 5 tgl 9 Agustus 2011, Lily melahirkan 3 Putri kembar yg sangat didambakan dan dibanggakannya. Sayangnya,krn bobot & kondisi yg lemah (prematur), Triplets harus dimasukan ke inkubator.
Masih inget banget obrolan dan bercandaan sama Lily bbrp hari sblum Lily pergi. Gw selalu bilang, Gw sirik & pngen bgt punya anak kembar 3 spt Lily. & gw jg slalu bercanda kalo nnti gw bakalan ambil salah satu anak Lily trus gw umpetin, spt yg di sinetron2. :’) Saat gw kemarin ngeliat Putri2 Lily di inkubator, gw ga bsa tahan tangis gw. Seharusnya ada Lily yg peluk mereka saat ini.. Gw tau,Tuhan pasti memberikan semua ini ada hikmahnya. Mungkin supaya Lily ngga lagi kesakitan & merasa sesak? Allahuallam.. Lily pergi dalam keadaan tenang. Yang ditinggalkan pun ikhlas.
Sekarang saatnya menatap masa depan. Watary (suami Lily, yg jg teman SMP gw), & Keluarga harus bekerja ekstra keras mencari dana perawatan intensif u/ ketiga Malaikat kecil yg masih terkurung dalam inkubator. Dan ini merupakan perjuangan yg juga cukup berat setelah harus kehilangan Lily. Biaya perawatan ketiga Malaikat kecil perharinya mencapai 10jt. Dan keluarga mereka bukan keluarga berada yg sanggup menyediakan jutaan rupiah perharinya :( Sangat mudah bagi gw untuk menutup mata & bersikap tdk peduli. Tp Lily sahabat gw, & Gw seorang perempuan.
Bagaimana kalo gw ada di posisi Lily? Melahirkan 3 Putri kembar dng Harapan & Impian untuk masa depan, tp kini seolah sangat berat melihat kenyataan & keadaan. Gw ga bisa bantu menyediakan dana 10jt perhari u/ 3 Malaikat kecil itu, tp gw bisa sumbang tenaga & pikiran semampu gw. Gw sungguh sangat berharap, Teman2 yg memiliki rezeki lebih, bsa menyumbang seikhlasnya :).
U/ teman2 yg ga bsa menyumbang materi, tolong bantu Share info ini & bantu Doa u/ Triplets yg sangat membutuhkan uluran tangan kita. Saat ini Triplets masih dirawat intensif di inkubator ruang perawatan Bayi di RS.Mitra Keluarga Bekasi Timur, Lt.2. Sedangkan kediaman Alm.Lily & Watary di Daerah Tambun (bekasi). Kondisi terakhir Triplets (copas dr Akun FB Lily yg di posting oleh Watary) :
· Baby 1 : Adeela Arlyana Watary Berat lahir 1450 gram, sampai hari masih sama. Masih menggunakan infus di tangan dan susu melalui selang kecil di mulutnya. Albumin agak kurang. Tapi menurut dokter, kondisinya cukup stabil dan baik
· Baby 2 : Adeena Rilyana Watary Berat lahir 1450 gram, sampai hari ini masih sama, masih menggunakan infus di tangan dan susu melalui selang di mulut, Albumin kurang, Hb juga kurang tapi sudah tranfusi darah. Menurut dokter kondisinya stabil dan baik.
· Baby 3 : Adeeva Lilyana Watary Berat lahir 1200 gram, dan masih sama, paling kecil dibandingkan dengan saudarinya yang lain, tapi paling aktif dan sering nangis.
Albumin kurang dan menurut dokter kondisinya stabil dan baik Foto2. Triplets bsa dilihat d Akun FB Lily & Twitter gw @dheehalim. FB Lily : Lily Riyana Lubis FB Watary : Watary Kurniawan ID Twitter Lily : @lilylubis Silakan di cek :) Kalian mungkin ga kenal Lily & Keluarganya. Tapi tolong sisakan kepedulian kalian untuk membantu sesama. Bukan karna iming-iming Pahala, tapi bayangkan seandainya kalian ada di posisi yang sama & tidak ada seorangpun yang sanggup membantu.. Bantuan bisa di transfer ke : Rek BCA 8420305801 a/n Watary Kurniawan Telp : 08121961238 (Watary)
Di postkan oleh : dheehalim.tumblr.com disini
Photo diambil via lockerz @dheehalim
30 Jun 2011
My July Wish
Hari ini, hari terakhir juni 2011. Untuk bulan july saya memiliki beberapa harapan :
1. Pemasang iklan / sponsor yang mau membeli tulisan bandungsearch.com yang emailnya saya balas tadi siang kembali lagi dan setuju melakukan transaksi.
2. Store bandungsearch.com segera dirampungkan sang web developer yang super sibuk itu.
3. Bisa mengajukan kerja sama dengan perusahaan itu, dan semoga beliau mengabulkan.
4. Bisa membereskan distro baru bersama web developer yang baru itu (proyek baru :D)
5. Liputan Java Rockin Land 2011 sukses dan semua liputannya naik.
6. Mendapatkan izin untuk melakukan liputan di Mocca Last Show.
7. Lebih banyak lagi dan lebih rajin lagi menulis untuk bandungsearch.com, dan mendapatkan izin beberapa event pensi keren di Bandung bulan juli.
Itulah harapan dan keinginan saya di bulan juli nanti, tidak ada tentang kuliah, tidak ada tentang relationship dan keluarga. Semuanya hanya kerja. Semoga terkabul ya Allah.
Langganan:
Postingan (Atom)

