3 Nov 2010

PD II : Observasi VS Bandung World Jazz Festival 2010

bandung-world-jazz-festival-2010(1)

Seperti yang telah saya tulis di website saya bandungsearch.com (silahkan lihat kalau berminat, klik ini) bahwa di akhir pekan ini bandung akan mengadakan event besar lagi, namanya Bandung World Jazz Festival 2010. Event dari Jendela IDE ini merupakan salah satu dari misi mereka (Jendela IDE) untuk melahirkan genre musik baru "World Jazz" yang merupakan cikal bakal akan adanya Indonesian Jazz, dan Bandung adalah ibukotanya. Event ini akan berlangsung hari Sabtu dan Minggu 6-7 Nov 2010, bertempat di sabuga Bandung.

Bandung tentu bangga dengan itu. Saya pun juga bangga sebagai orang yang tinggal di bandung. Meskipun tidak asli Bandung, tapi saya tetap bangga dengan semua itu. Karena saya akan menjadi salah satu saksi sejarah lahirnya sejarah baru bagi musik dunia.

Terlepas dari itu semua, terdapat suatu permasalahan bagi saya selaku pribadi. Sebagai salah satu mahasiswa tentunya saya masih memiliki kewajiban belajar di kampus, dengan segala kesibukan, tugas, ujian, praktikum atau apalah namanya itu. Selama ini saya sudah berusaha membagi waktu dan itu berjalan mulus-mulus saja.

Tapi untuk kali ini, ini sungguh menjadi sebuah dilema bagi saya. Dilema disini yang saya maksud adalah harus memilih antara memenuhi kewajiban di kampus, atau memenuhi panggilan diri saya untuk meliput event tersebut. Karena pada hari sabtu tanggal 6 Nov tersebut saya harus tetap ke kampus untuk melakukan bimbingan Psikodiagnosti II : Observasi. Ini merupakan salah satu mata kuliah penting dalam kuliah saya.

Sebenarnya saya bisa saja minta bimibingan hari jum'at dengan konsekuensi saya harus bimbingan sendiri dan menyerahkan proposal lebih awal. Dan yang menjadi permasalahan lagi (kebanyakan masalahnya kaiaknya?) saya belum siap mengumpulkan proposal itu.

Dua hari yang lalu masih sibuk membuat upcoming-event dan skedul dari Bandung World Jazz Festival 2010, dan saya mngerjakannya sampai subuh. Dalam rencana saya hari mau diberesin, tapi ternyata ada Confrensi Press dulu, dan semua media peliput wajib hadir. Yaudah, saya terpaksa hadir dulu dan meninggal tugas proposal yang belum beres dan nggak masuk kuliah.

Saya selalu bertanya kepada diri sendiri, kenapa untuk liputan saya selalu semangat mengerjakannya walau sampai subuh, tapi untuk tugas terasa berat? Sebuah pertanyaan yang sulit dijawab kawan. haha.

Sebenarnya saya memiliki beberapa pilihan untuk menyelesaikan masalah liputan BWJ Festival dan bimbingan PD II, saya bisa memberikan kepada orang lain. Tapi yang saya takutkan lagi, mereka tidak seperti yang saya harapkan. Mereka belum tahu apa itu Bandung World Jazz, mereka tidak tahu bagaimana keadaan di lapangan dan itu sangat membuat saya ingin meliput sendiri (di luar saya juga ingin nonton. hahah)

Baiklah, daripada berlama-lama mengoceh disini bercerita tentang permasalahan manusia yaitu dalam konteks ini saya sendiri. Mending diakhiri saja tulisan ini sampai disini dan jangan cemas kawan, karena untuk tanggal 7 sudah tentu saya yang akan datang kesana dan menulisakn untuk kalian. Tetap baca tulisan-tulisan saya yang sesungguhnya dari lubuk hati yang paling dalam, dengan sebenar-benarnya, tidak ada rekayasa (apa sihhh) di web site saya bandungsearch.com. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar